30
Apr
10

Sudah benarkah cara tidur anda? ^_^

Hadooohhhh, emang dasar dirikuh ini tukang COPAS, hhe 😀  tapi gkpp lah dari pada bikin sendiri trs asal-asalan, sumbernya gk jelas, kan malu 😀  , Aku copas dari temen blogku, masih sama temen nya kaya yg kemaren2, 😀 

gini, ekhm,,,, 😀 dijelaskan tentang tata cara tidur yang sunnah,  *wah,,,tidur juga ada tata caranya, gk asal ngiler sana-sini 😀 

  • Tidak tidur terlalu malam setelah sholat isya kecuali dalam keadaan darurat seperti untuk mengulang (muroja’ah) ilmu atau adanya tamu atau menemani keluarga, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Abu Barzah radhiyallahu ‘anhu:

“Bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘allaihi wasallam membenci tidur malam sebelum (sholat Isya) dan berbincang-bincang (yang tidak bermanfaat) setelahnya. [Hadist Riwayat Al-Bukhari No. 568 dan Muslim No. 647 (235)]

jadi begadang itu gk boleh, udah diingetin kq sama bang haji Rhoma 😆  *tapi sebenernya aku juga sukabegadang sih, hhe 😀 , ayo kita sama-sama kurangi begadang kita, ayo!!! 😀

  • Hendaknya tidur dalam keadaan sudah berwudhu, sebagaimana hadits: Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan sholat.” (HR. Al-Bukhari No. 247 dan Muslim No. 2710)

Mau tidur sunnah untuk berwudhu dulu, wah, insyaallah akan aku terapkan mulai malam ini, 🙂

  • Hendaknya mendahulukan posisi tidur di atas sisi sebelah kanan (rusuk kanan sebagai tumpuan) dan berbantal dengan tangan kanan, tidak mengapa apabila setelahnya berubah posisinya di atas sisi kiri (rusuk kiri sebagai tumpuan). Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah: “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu.” (HR. Al-Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710)

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam apabila tidur meletakkan tangan kanannya di bawah pipi kanannya.” (HR. Abu Dawud no. 5045, At Tirmidzi No. 3395, Ibnu Majah No. 3877 dan Ibnu Hibban No. 2350)

jadi tidurnya kaya posisi JENAZAH yang mau dikubur, ky ny sih gitu, 🙂

  • Tidak dibenarkan telungkup dengan posisi perut sebagai tumpuannya baik ketika tidur malam atau pun tidur siang. “Sesungguhnya (posisi tidur tengkurap) itu adalah posisi tidur yang dimurkai Allah Azza Wa Jalla.” (HR. Abu Dawud dengan sanad yang shohih)

iya, ayam juga klo tidur gk sampe tengkurap kq, malu dong sama ayam 😆

  • Membaca ayat-ayat Al-Qur’an, antara lain:

a) Membaca ayat kursi.

b) Membaca dua ayat terakhir dari surat Al-Baqoroh.

c) Mengatupkan dua telapak tangan lalu ditiup dan dibacakan surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas kemudian dengan dua telapak tangan mengusap dua bagian tubuh yang dapat dijangkau dengannya dimulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan, hal ini diulangi sebanyak 3 kali (HR. Al-Bukhari dalamFathul Bari XI/277 No. 4439, 5016 (cet. Daar Abi Hayan) Muslim No. 2192, Abu Dawud No. 3902, At-Tirmidzi)

ya itulah sunnah nya, tapi kita kadang-kadang atau malah sering 😀 klo udh ngantuk berat lagsung gubrak, terus ngiler deh, ya gk 😆  gk beda sama aku kq, hhe  😀

  • Hendaknya mengakhiri berbagai doa tidur dengan doa berikut:

باسمك ربيوضعت جنبي وبك أرفعه إن أ مسكت نفسي فا ر حمها و إ ن أ ر سلتها فاحفظها بما تحفظ به عبادك الصا لحين

“Bismikarabbii wa dho’tu jambii wa bika arfa’uhu in amsakta nafsii farhamhaa wa in arsaltahaa fahfazhhaa bimaa tahfazha bihi ‘ibaadakasshaalihiin.”

“Dengan Nama-Mu, ya Rabb-ku, aku meletakkan lambungku. Dan dengan Nama-Mu pula aku bangun daripadanya. Apabila Engkau menahan rohku (mati), maka berilah rahmat padanya. Tapi apabila Engkau melepaskannya, maka peliharalah, sebagaimana Engkau memelihara hamba-hamba-Mu yang shalih.” (HR. Al-Bukhari No. 6320, Muslim No. 2714, Abu Dawud No. 5050 dan At-Tirmidzi No. 3401)

kebaca gk tuh tulisan arab nya, tapi dibantu sama tulisan latinnya, semoga kebaca kan 🙂 klo gk pake kacamata dulu, biar keliatan gede tulisannya, hhe 😀

  • Disunnahkan apabila hendak membalikkan tubuh (dari satu sisi ke sisi yang lain) ketika tidur malam untuk mengucapkan doa:

لا إ له إ لاالله الواحدالقهاررب السماوات واﻷرض ومابينهماالعز يزالغفار

“laa ilaha illallahu waahidulqahhaaru rabbussamaawaati wal ardhi wa maa baynahumaa ‘aziizulghaffaru.”

“Tidak ada Illah yang berhak diibadahi kecuali Alloh yang Maha Esa, Maha Perkasa, Rabb yang menguasai langit dan bumi serta apa yang ada diantara keduanya, Yang Maha Mulia lagi Maha Pengampun.” (HR. Al-Hakim I/540 disepakati dan dishohihkan oleh Imam adz-Dzahabi)

wah, klo yg ini kaya nya asli susah bgt, 😀 

  • Apabila merasa gelisah, risau, merasa takut ketika tidur malam atau merasa kesepian maka dianjurkan sekali baginya untuk berdoa sebagai berikut:

أعوذ بكلمات الله التامات من غضبه و شرعباده ومن همزات الشيا طين وأن يحضرون

“A’udzu bikalimaatillahi attammati min ghadhabihi wa ‘iqaabihi wa syarri ‘ibaadihi wa min hamazaatisysyayaathiin wa ayyahdhuruun.”

Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya, siksa-Nya, dari kejahatan hamba-hamba-Nya, dari godaan para syaitan dan dari kedatangan mereka kepadaku. (HR. Abu Dawud No. 3893, At-Tirmidzi No. 3528 dan lainnya)

  • Memakai celak mata ketika hendak tidur, berdasarkan hadits Ibnu Umar: “Bahwasanya Rasululloh shallallahu ‘alaihi wasallam senantiasa memakai celak dengan batu celak setiap malam sebelum beliau hendak tidur malam, beliau sholallahu ‘alaihi wassalam memakai celak pada kedua matanya sebanyak 3 kali goresan.” (HR. Ibnu Majah No. 3497)

wah, pake celak itu sunnah yah klo mau tidur, trs klo mau pergi kemana-mana juga katanya sih pake celak itu sunah, oya? gk tau juga, tapi tmen2 ku bilang iya, pake celak itu sunnah, menurut teman2 gmn? 🙂

  • Hendaknya mengibaskan tempat tidur (membersihkan tempat tidur dari kotoran) ketika hendak tidur. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam“Jika salah seorang di antara kalian akan tidur, hendaklah mengambil potongan kain dan mengibaskan tempat tidurnya dengan kain tersebut sambil mengucapkan ‘bismillah’, karena ia tidak tahu apa yang terjadi sepeninggalnya tadi.” (HR. Al Bukhari No. 6320, Muslim No. 2714, At-Tirmidzi No. 3401 dan Abu Dawud No. 5050)
  • Jika sudah bangun tidur hendaknya membaca do’a sebelum berdiri dari tempat pembaringan, yaitu:

الحمد لله الذي أحيانابعدماأماتناوإليه النشور

“Alhamdulillahilladzii ahyaanaa ba’damaa amaatanaa wa ilayhinnusyuur.”

“Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah ditidurkan-Nya dan kepada-Nya kami dibangkitkan.” (HR. Al-Bukhari No. 6312 dan Muslim No. 2711)

mau atau sesudah tidur baca do’a dulu, jgn cuma ngajarin adik2 kita baca do’a sebelum dan sesudah tidur, eh,,,,yg ngajarinnya malah gk pernah ngamalin 😀 sebenernya sama sih aku juga, hhe 😀  *jujur

  • Hendaknya menyucikan hati dari setiap dengki yang (mungkin timbul) pada saudaranya sesama muslim dan membersihkan dada dari kemarahannya kepada manusia lainnya.
  • Hendaknya senantiasa menghisab (mengevaluasi) diri dan melihat (merenungkan) kembali amalan-amalan dan perkataan-perkataan yang pernah diucapkan. 
  • Hendaknya segera bertaubat dari seluruh dosa yang dilakukan dan memohon ampun kepada Alloh dari setiap dosa yang dilakukan pada hari itu.

atau Introspeksi diri kali yah, bagi yg punya cermin, mendigan klo bercermin itu malem2, tpi bukan buat melihat dirimuw yang menawan dan mempesona, tapi amalan2 yg sudah kita perbuat hari ini, agel atau devil kah yg menemani kitaa hari ini, *yah,,,aku juga baru mau belajar kq, kita sama2 belajar ok! 🙂

  • Setelah bangun tidur, disunnahkan mengusap bekas tidur yang ada di wajah maupun tangan.

“Maka bangunlah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dari tidurnya kemudian duduk sambil mengusap wajah dengan tangannya.” [HR. Muslim No. 763 (182)]

nah loh  yang hobi ngiler siap-siap aja tuh iler low usapin keseluruh wajah 😆

  • Bersiwak.

“Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bangun malam membersihkan mulutnya dengan bersiwak.” (HR. Al Bukhari No. 245 dan Muslim No. 255)

  • Beristinsyaq dan beristintsaar (menghirup kemudian mengeluarkan atau menyemburkan air dari hidung). “Apabila salah seorang di antara kalian bangun dari tidurnya, maka beristintsaarlah tiga kali karena sesunggguhnya syaitan bermalam di rongga hidungnya.” (HR. Bukhari No. 3295 dan Muslim No. 238)
  • Mencuci kedua tangan tiga kali, berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam“Apabila salah seorang di antara kamu bangun tidur, janganlah ia memasukkan tangannya ke dalam bejana, sebelum ia mencucinya tiga kali.” (HR. Al-Bukhari No. 162 dan Muslim No.278)
  • Anak laki-laki dan perempuan hendaknya dipisahkan tempat tidurnya setelah berumur 6 tahun. (HR. Abu Daud, At-Tirmidzi)
  • Tidak diperbolehkan tidur hanya dengan memakai selimut, tanpa memakai busana apa-apa. (HR. Muslim)

nah loh gk boleh hanya pakai selimut tanpa memakai busana apa2, nanti klo selimutnya tersingkap atau ada yg nyingkapin selimutanya, bahaya tau 😆

  • Jika bermimpi buruk, jangan sekali-kali menceritakannya pada siapapun kemudian meludah ke kiri tiga kali (diriwayatkan Muslim IV/1772), dan memohon perlindungan kepada Alloh dari godaan syaitan yang terkutuk dan dari keburukan mimpi yang dilihat. (Itu dilakukan sebanyak tiga kali) (diriwayatkan Muslim IV/1772-1773). Hendaknya berpindah posisi tidurnya dari sisi sebelumnya. (diriwayatkan Muslim IV/1773). Atau bangun dan shalat bila mau. (diriwayatkan Muslim IV/1773).

nah, ini kesalahan ku diwaktu lalu, aku posting tentang mimpiku di blog ini, gk lagi-lagi deh posting ky begituan lagi 😀

  • Tidak diperbolehkan bagi laki-laki tidur berdua (begitu juga wanita) dalam satu selimut. (HR. Muslim)

nah loh, tapi klo suami-istri boleh lh pastinya, ya kan 😆

ya, mksih banyak buat yang udah ngijinin aku copas artikelnya, 😀

http://aslibumiayu.wordpress.com/2010/04/30/tidur-cantik-sesuai-tuntunan-rasulullah/

Iklan

23 Responses to “Sudah benarkah cara tidur anda? ^_^”


  1. April 30, 2010 pukul 12:42 pm

    Lah, sumber copas-nya kok ga ditampilin?? Taruh dong di awal ato di akhir post.. 😦
    Saya udah selalu tidur ke kanan. 😀

  2. 3 nana
    April 30, 2010 pukul 12:54 pm

    saya tidur jg kekanan. tp gak tau yo pas bangun udah kebalik. kaki diatas palak dibawah.
    😀
    hehe

    blognya bagus mbak.. nambah ilmu..

  3. Mei 2, 2010 pukul 6:24 am

    Tukang copas yg kreatif, kaya saya… Hehehehe… Kadang mang ada saudara kita yg ga mau dsertakan webnya, salah satu alasannya ‘itu kan hak paten Alloh, jadi nama saya jangan dbawa2…’
    Saya jadi malu mo mnta ijin share lagi hihihihi…
    Salam ukhuwah…

  4. Mei 3, 2010 pukul 2:31 am

    Izin save as yach mbak! 😀
    Mantap, lengkap, bermanfaat.
    Saya sich masih jauh banget sekali sama yang disunnahkan Rasul saw.
    Ayooooo!

    • Mei 5, 2010 pukul 3:13 am

      terimakasih mas, tapi bukan minniemie 😆 minniemine:D

      • Mei 5, 2010 pukul 3:16 am

        hhe, tpi gk nemu mas :D. apa aku yg oon yah 😀

      • Mei 5, 2010 pukul 8:50 am

        Sudah diposting nih, wasiat sang kekasih,
        Merupakan detik-detik menjelang wafatnya Rasulullah, Silahkan download rekamannya, dan dengarkan di rumah,

        Karena kisahnya sedih, jadi siap-siap nangis juga, durasi sekitar 2 jam,

        Rekaman yang sangat menarik, yang mampu membuka wawasan kita tentang kematian,

        Setiap manusia yang meninggal, merasakan dahsyatnya sakaratul maut, demikian juga Rasulullah, bahkan sakit yang diderita Rasulullah ketika sakaratul maut begitu besarnya, melebihi sakaratul maut yang menimpa manusia selainnya…

        Mudah-mudahan kita diwafatkan Allah dengan khusnul khatimah, bukan su’ul khatimah…

        Dan mudah-mudahan kita bisa meminum air dari telaga Rasulullah…

        Soalnya banyak sekali orang-orang yang mengharapkan meminum air dari telaga Rasulullah, tapi melakukan perbuatan-perbuatan yang menyebabkan mereka diusir dari telaga Rasulullah, sehingga rasulullah mengucapkan kata : “ummati”’ ummati… (umatku… umatku…) kenapa mereka diusir?? Temukan jawabannya di rekaman kajian tersebut,…. biar penasaran…. jangan sampai kita termasuk orang-orang yang diusir dari telaga Rasulullah….

        Baca dan download disini: http://aslibumiayu.wordpress.com/2010/05/05/wasiat-sang-kekasih/

      • Mei 5, 2010 pukul 10:21 am

        coba lagi mgkn ketemu
        wassalam

  5. Mei 8, 2010 pukul 8:41 am

    sudah benar apa belum ya? … tak lihat dulu ya…

  6. 16 rainbroccoli
    Mei 15, 2010 pukul 2:15 pm

    Assalamualaikuuuum..
    Wah…aku keburu nguantuuuuk tuh ? hehehe…
    Terussss ? Gimana dengan bayi yang ditidurkan tengkurap sama ibunya ?
    Katanya itu bagus buat kerja jantungnya.
    Dan…bikin dede makin nyenyak juga..
    Anyway…makasih tausiahnya..

    Salam kenal..
    Kalo ada waktu, silakan mampir balik yah..
    Wassalam

  7. 17 HilMy !nfo
    Mei 16, 2010 pukul 11:54 am

    oala.. cara tidur ternyata ono tata carae toh ??
    🙂 akan coba q terapkan.. thanks atas info-na..

  8. Mei 16, 2010 pukul 12:42 pm

    Tidurku suka kemalaman Mbak..hehe…

    Thanks infonya, sangat bermanfaat.

  9. Mei 25, 2010 pukul 9:52 am

    Sesungguhnya (posisi tidur tengkurap) itu adalah posisi tidur yang dimurkai Allah Azza Wa Jalla

    Karena kalo tengkurep bisa ngompol ya

  10. Juni 2, 2010 pukul 7:21 am

    terimakasih.. ulasan yang menarik..

  11. Juni 6, 2010 pukul 4:22 pm

    duh… belom selesai baca sampe habis, keburu harus shut down nih…
    trims utk berbagi, mbak…

  12. 23 jncpro
    Juli 6, 2010 pukul 4:50 pm

    hahh keren..gan
    lama ngk berkunjung gan
    update teruzz


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: